BARITO SELATAN – Suasana Kota Buntok, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah mendadak geger di tengah rintik hujan gerimis saat umat muslim melaksanakan ibadah Sholat Jumat, Jumat (15/5/2026). Kebakaran hebat terjadi di Jalan Kaladan, tepatnya di salah satu gudang LPG milik H. Nasir.
Kobaran api yang dengan cepat membesar membuat warga sekitar panik. Selain melalap gudang LPG tersebut, api juga merembet ke bangunan milik Jhonson Kamirhan, warga RT 17/05 Kelurahan Hilir Sper, Kecamatan Dusun Selatan, yang diketahui merupakan seorang pensiunan PNS di Barito Selatan.
Berdasarkan kronologis awal kejadian, sekitar pukul 07.15 WIB saksi pertama bernama Nela Maryanto datang ke Kios Noor Mualaf untuk menjalankan aktivitas rutin menjaga kios, seperti pengisian galon dan pencatatan penjualan.
Kemudian sekitar pukul 11.45 WIB, saksi pertama mendengar teriakan “kebakaran” dari saksi kedua, Wulan Sapitri alias Ipit, yang berasal dari arah gudang belakang kios.
Mengetahui hal tersebut, Nela bersama Wulan langsung berlari ke bagian depan kios dan mendapati api sudah membesar dari area gudang.
“Api sudah besar saat kami keluar melihat ke belakang gudang. Warga langsung berteriak meminta bantuan,” ujar salah satu saksi di lokasi kejadian.
Dalam peristiwa itu, pemilik kios dilaporkan mengalami luka bakar. Korban kemudian dievakuasi warga ke RSUD Jaraga Sasameh Buntok untuk mendapatkan penanganan medis.
Warga sekitar yang melintas juga turut membantu proses pemadaman secara gotong royong sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Tak berselang lama, Pasukan Pemadam Kebakaran Barito Selatan tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman dengan menurunkan enam unit mobil pemadam kebakaran. Proses penanganan juga dibantu satu unit truk UPT Kehutanan, BPBD, serta tim pemadam dari Plaza Beringin.
Setelah berjibaku sekitar satu jam, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan petugas.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran maupun total kerugian akibat peristiwa tersebut. Aparat terkait masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga, mengingat gudang LPG milik H. Nasir tersebut dikabarkan sudah dua kali mengalami kebakaran. (Mas)












