Barito SelatanKalimantan TengahPemkab Barito Selatan

Polres Barsel Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Bantai Bambure, 12 Hektare Lahan Terbakar

Pewarta: Mas Har
9
×

Polres Barsel Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Bantai Bambure, 12 Hektare Lahan Terbakar

Sebarkan artikel ini

BARITO SELATAN – Personel siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Polres Barito Selatan bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait munculnya titik api di wilayah Desa Bantai Bambure, Kecamatan Dusun Utara, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah.


‎Kebakaran yang terjadi di lahan tersebut diperkirakan menghanguskan sekitar 12 hektare area. Penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur untuk mencegah api meluas ke kawasan sekitar.


‎Informasi mengenai titik api diterima personel pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 13.15 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel piket siaga Karhutla yang terdiri dari Satsamapta Polres Barito Selatan dan Polsek Dusun Utara langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus penanganan awal.


‎Dalam upaya pemadaman, personel kepolisian mendapat dukungan dari anggota Kodim 1012/Btk, BPBD, Damkar, Satpol PP, BMKG, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Bantai Bambure.


‎Setibanya di lokasi, seluruh unsur langsung berkoordinasi dan melakukan pemadaman secara terpadu. Kondisi medan yang sulit dijangkau kendaraan dan sarana prasarana pemadam menjadi salah satu kendala dalam proses penanganan.


‎Selain itu, kobaran api yang cepat meluas membuat proses pemadaman membutuhkan waktu dan tenaga ekstra. Petugas pun terus melakukan upaya pembasahan dan penyekatan agar api tidak merambat ke area lainnya.


‎Mendapat laporan mengenai kondisi tersebut, Kapolres Barito Selatan AKBP Jecson R. Hutapea, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Kompol M. Fadholin, S.H., Kabagops AKP Afif Hasan, S.H., M.M., serta Kapolsek Dusun Utara Ipda Edisono, turun langsung ke lokasi.


‎Rombongan menempuh perjalanan sekitar dua jam dari Mapolres Barito Selatan untuk melakukan peninjauan sekaligus memastikan proses penanganan Karhutla berjalan maksimal.


‎Polres Barito Selatan juga menambah personel bantuan atau BKO untuk memperkuat tim di lapangan. Penambahan kekuatan tersebut dilakukan sebagai bentuk keseriusan kepolisian dalam menangani kebakaran dan mencegah meluasnya dampak Karhutla.


‎Berkat kerja sama dan kegigihan seluruh unsur yang terlibat, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.


‎Kapolres Barito Selatan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dengan alasan apa pun. Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.


‎Langkah cepat dan sinergis seluruh pihak diharapkan dapat mencegah terjadinya kebakaran yang lebih luas, terutama di tengah kondisi lahan yang rentan terbakar. (Mas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *