Barito SelatanKalimantan TengahPemkab Barito Selatan

Hadiri Maulid Nabi di Masjid Agung Baiturrahman: Wakil Bupati Ajak Warga Teladani Akhlak Rasulullah dan Rawat Persatuan

Pewarta: Mas Har
20
×

Hadiri Maulid Nabi di Masjid Agung Baiturrahman: Wakil Bupati Ajak Warga Teladani Akhlak Rasulullah dan Rawat Persatuan

Sebarkan artikel ini

BARITO SELATAN — Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid Agung Baiturrahman, Buntok, Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, berlangsung khidmat pada Senin (17/8/2026) malam.


‎Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Asisten Setda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemkab Barsel, tokoh masyarakat, alim ulama, serta masyarakat muslim di sekitar Kota Buntok.


‎Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Kalam Ilahi. Acara kemudian dilanjutkan laporan Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Barito Selatan, H Ahmad Akmal Husaen.


‎Dalam laporannya, Ahmad Akmal Husaen mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Ia juga berharap keberkahan senantiasa diberikan kepada seluruh pejabat dan masyarakat Kabupaten Barito Selatan.


‎Sementara itu, Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha dalam sambutannya mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum untuk kembali meneladani akhlak Rasulullah SAW.


‎”Setiap kali kita memperingati Maulid Nabi, sesungguhnya kita sedang mengingat kembali sosok yang dalam kehidupannya memberikan contoh terbaik untuk menjadi manusia, baik dalam hubungan dengan Allah maupun dalam hubungan dengan sesama,” ujar Khristianto.


‎Menurutnya, Rasulullah SAW mengajarkan bahwa kekuatan sebuah masyarakat tidak hanya dibangun melalui kemampuan, tetapi juga melalui kejujuran, kepedulian, persaudaraan, dan kesediaan untuk saling menguatkan.


‎Nilai-nilai tersebut, kata dia, sangat erat kaitannya dengan semangat kemerdekaan Indonesia yang tengah diperingati.


‎”Kemerdekaan Indonesia lahir dari persatuan dan pengorbanan. Maka setelah 81 tahun Indonesia merdeka, tugas kita adalah menjaga apa yang telah diperjuangkan para pendahulu dengan mengisi kemerdekaan melalui hal-hal yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.


‎Khristianto menegaskan, semangat tersebut dapat diwujudkan masyarakat Barito Selatan melalui tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjaga kerukunan, menghormati perbedaan, membantu sesama, bekerja dengan amanah, serta terus memberikan yang terbaik bagi daerah.


‎Ia berharap peringatan Maulid Nabi tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial dan tausiyah, tetapi mampu memberikan perubahan nyata dalam kehidupan masyarakat.


‎”Saya berharap peringatan Maulid Nabi hari ini tidak hanya berhenti pada acara dan tausiyah, tetapi membawa sesuatu yang kita bawa pulang dalam kehidupan sehari-hari, yaitu akhlak yang lebih baik, hati yang lebih peduli, dan semangat untuk terus berbuat baik,” tuturnya.


‎Khristianto juga menyampaikan apresiasi kepada penceramah, Dr KH Muhari S.Ag., M.I.Kom., yang datang dari Amuntai untuk memberikan tausiyah.


‎”Semoga apa yang disampaikan nantinya dapat menjadi pengingat dan bekal bagi kita semua,” ujarnya.


‎Atas nama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, ia turut menyampaikan terima kasih kepada panitia dan seluruh pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan peringatan Maulid Nabi tersebut.


‎Ia berharap Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan kepada seluruh masyarakat serta menjadikan Barito Selatan sebagai daerah yang semakin maju, rukun, aman, dan sejahtera.


‎Dalam tausiyahnya, Dr KH Muhari S.Ag., M.I.Kom. menjelaskan bahwa terdapat lima hal penting yang dapat menjadi bagian dari momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, yakni silaturahmi, Al-Qur’an, sirot atau perjalanan Nabi Muhammad SAW, sholawat, dan doa.


‎Lima hal tersebut, menurutnya, menjadi bagian penting dalam memperkuat kecintaan umat kepada Rasulullah SAW sekaligus meningkatkan kualitas keimanan dalam kehidupan sehari-hari.


‎Peringatan Maulid Nabi di Masjid Agung Baiturrahman tersebut pun menjadi momentum bagi masyarakat Barito Selatan untuk memperkuat persaudaraan, meningkatkan keimanan, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. (Mas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *