Barito SelatanKalimantan TengahPemkab Barito Selatan

Kapolres Barsel Dukung Desa Binaan Imigrasi dan Eazy Passport: Permudah Warga Urus Paspor Tanpa ke Palangka Raya

Pewarta: Mas Har
11
×

Kapolres Barsel Dukung Desa Binaan Imigrasi dan Eazy Passport: Permudah Warga Urus Paspor Tanpa ke Palangka Raya

Sebarkan artikel ini

BARITO SELATAN – Kepala Kepolisian Resor Barito Selatan (Polres Barsel) menyatakan dukungan penuh terhadap Program Desa Binaan Imigrasi dan layanan Eazy Passport yang resmi diluncurkan Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Palangka Raya. Langkah ini dinilai sangat membantu masyarakat karena tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke ibu kota provinsi untuk mengurus dokumen perjalanan.


‎Dukungan tersebut disampaikan dalam peresmian kedua program yang berlangsung di Aula Tantya Sudhirajati Polres Barsel, Rabu. Acara ini juga dihadiri Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha dan sejumlah pejabat terkait. Rabu, (10/6/2026).


‎Kapolres Barsel menegaskan bahwa kehadiran layanan terpadu ini menjawab kebutuhan dasar masyarakat. “Selama ini warga harus pergi ke Palangka Raya untuk mengurus paspor, yang memakan waktu dan biaya. Dengan Eazy Passport di sini, proses jadi lebih cepat dan hemat,” ujarnya.


‎Lebih lanjut, ia menyambut baik Program Desa Binaan Imigrasi yang menunjuk enam wilayah di Barsel sebagai lokasi binaan, yaitu Desa Pamait, Desa Sababilah, Desa Sanggu, Desa Mangaris, Desa Pamangka, dan Kelurahan Buntok Kota. Program ini bertujuan membangun kesadaran bersama tentang pengawasan keberadaan orang asing dan tenaga kerja asing sesuai aturan.


‎”Kami siap bersinergi dengan imigrasi, pemerintah daerah, hingga perangkat desa. Keamanan dan ketertiban wilayah, termasuk pengawasan imigrasi, adalah tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.


‎Selain kemudahan layanan, program ini juga diharapkan dapat mencegah tindak pidana perdagangan orang dan penyelundupan manusia. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri yang tidak jelas prosedurnya.


‎Melalui dua program ini, diharapkan pelayanan publik di Barito Selatan semakin merata, sedangkan pengawasan keimigrasian berjalan lebih efektif dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.(Mas)


‎ 


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *