Barito SelatanKalimantan TengahPemkab Barito Selatan

51 Mata Terdaftar Operasi Katarak Gratis, Pemkab Barsel Gandeng Adaro dan Sejumlah Mitra

Redaksi Dinamika Kalteng
6
×

51 Mata Terdaftar Operasi Katarak Gratis, Pemkab Barsel Gandeng Adaro dan Sejumlah Mitra

Sebarkan artikel ini

terdaftar untuk menjalani operasi katarak dalam kegiatan pelayanan kesehatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, bersama PT Adaro Indonesia, sejumlah perusahaan, dan yayasan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Barsel, Rabu (7/10/2026).

‎

‎Kegiatan yang dibuka Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan tahun 2026, sekaligus upaya memperluas akses pelayanan kesehatan mata dan menekan risiko kebutaan akibat katarak.

‎

‎CSR Section Head PT Adaro Indonesia, Aan Nurhadi, mengatakan sebanyak 51 mata telah terdaftar untuk menjalani tindakan operasi. Pihaknya berharap seluruh target dapat terealisasi, bahkan bertambah apabila kondisi dan waktu pelaksanaan memungkinkan.

‎

‎“Yang sudah terdaftar sebanyak 51 mata. Kami berharap target tersebut dapat tercapai dan kalau memungkinkan tim medis bisa memberikan tambahan operasi katarak,” kata Aan.

‎

‎Operasi tersebut melibatkan tiga dokter spesialis mata, salah satunya berasal dari Kalimantan Tengah. Pelaksanaannya juga didukung tenaga medis lokal di bawah koordinasi Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Selatan.

‎

‎Kepala Dinas Kesehatan Barito Selatan, dr. Dadang Nugroho Baskoro, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan dengan PT Adaro Indonesia, PT BOMA, PT Sapta Indera Sejati (SIS), serta Yayasan Amanah Bangun Negeri.

‎

‎“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah bersama perusahaan yang berinvestasi di Kabupaten Barito Selatan terhadap masyarakat, khususnya para penderita katarak,” ujar Dadang.

‎

‎Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses terhadap pelayanan kesehatan mata.

‎

‎Sementara itu, Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan yayasan menjadi salah satu upaya penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif, khususnya bagi masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses kesehatan.

‎

‎Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap penderita katarak, tetapi juga mencerminkan solidaritas dan kebersamaan berbagai pihak dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

‎

‎“Saya turut berbahagia karena masyarakat mendapatkan pengobatan, terutama mereka yang mengalami gangguan penglihatan akibat penyakit katarak,” ujarnya.

‎

‎Khristianto berharap seluruh rangkaian operasi berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam membantu memulihkan penglihatan serta menunjang aktivitas sehari-hari.

‎

‎Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Barito Selatan, sejumlah kepala perangkat daerah, Camat Dusun Selatan, dan pihak terkait lainnya. (Mas)

‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *