PALANGKA RAYA – Kafilah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) berhasil meraih prestasi membanggakan dengan keluar sebagai juara umum pada ajang Gebyar Ustadz Ustadzah Nusantara (GUNTARA) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang berlangsung di Kota Palangka Raya, 10–11 Oktober 2026.
Keberhasilan tersebut diraih setelah kafilah Barsel yang dipimpin Ketua DPD BKPRMI Barito Selatan, H. M. Iqbal Jauhari, bersama Direktur Daerah LPPTKA BKPRMI, H. Agus Salim, mengumpulkan total 47 poin.
Barsel unggul atas kafilah Kota Palangka Raya yang meraih 36 poin, disusul Kabupaten Pulang Pisau dengan 15 poin, Kotawaringin Timur 9 poin, serta Kapuas 4 poin.
Dalam ajang tersebut, Barito Selatan mengirimkan 15 ustadz dan ustadzah terbaik untuk mengikuti sejumlah cabang perlombaan. Seluruh cabang yang diikuti berhasil menyumbangkan prestasi dan poin bagi kontingen Barsel hingga mengantarkan daerah itu meraih posisi tertinggi.
Ketua DPD BKPRMI Barito Selatan, H. M. Iqbal Jauhari, menyampaikan apresiasi atas pencapaian yang diraih para ustadz dan ustadzah tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi kebanggaan sekaligus bukti kerja keras para peserta dalam meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur’an.
Sementara itu, Direktur Daerah LPPTKA BKPRMI Barito Selatan, H. Agus Salim, mengaku bangga dan tidak menyangka kafilah Barsel mampu meraih gelar juara umum dengan mengungguli peserta dari kabupaten dan kota lainnya di Kalimantan Tengah.
Menurut Agus Salim, pencapaian tersebut membuktikan bahwa kualitas pendidikan di Barito Selatan tidak hanya terlihat dari prestasi santri TKA/TPA dalam ajang Festival Anak Saleh Indonesia (FASI), tetapi juga dari kompetensi para ustadz dan ustadzah yang berperan mendidik serta membina para santri.
“Prestasi ini membuktikan bahwa bukan hanya santri TKA/TPA kita yang mampu berprestasi di ajang FASI, tetapi ustadz dan ustadzah kita juga memiliki kualitas serta kapabilitas dalam mendidik para santri,” ungkapnya.
Sejumlah peserta dari Barito Selatan berhasil meraih juara di berbagai cabang perlombaan GUNTARA 2026.
Pada lomba story telling, M. Fadilah Abrar meraih juara pertama, sedangkan Norhidayanti memperoleh juara kedua.
Di cabang micro teaching, Abdurrahim dan Hastuti Rahmah masing-masing meraih juara kedua.
Sementara itu, pada lomba tartil, Muhammadun dan Shopia berhasil meraih juara pertama. Pada cabang membuat Alat Permainan Edukatif (APE), Mahfuzil Ikhwan dan Siti Maesyaroh masing-masing memperoleh juara kedua.
Prestasi lainnya diraih M. Sabirin yang menjadi juara pertama lomba menggambar, sedangkan Ria Monica meraih juara kedua.
Pada cabang kaligrafi, Hairunsyah meraih juara kedua dan Anisah berhasil menjadi juara pertama. Adapun pada lomba cerdas cermat, M. Hamdani, M. Idris, dan Akhmad Nazirin berhasil meraih juara ketiga.
Rangkaian prestasi tersebut menjadi kontribusi penting dalam mengantarkan Barito Selatan mengumpulkan 47 poin dan meraih gelar juara umum tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
Agus Salim berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh ustadz dan ustadzah di Barito Selatan untuk terus meningkatkan kompetensi, memperluas pengetahuan, serta mengembangkan kemampuan dalam membina dan mendidik para santri.
Ia juga berharap prestasi tersebut menjadi penyemangat bagi lembaga pendidikan Al-Qur’an di Barito Selatan untuk terus melahirkan generasi muda yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu mengukir prestasi di berbagai tingkatan.
Dengan keberhasilan meraih juara umum GUNTARA 2026, Barito Selatan menunjukkan potensi sumber daya pendidik Al-Qur’an yang mampu bersaing di tingkat provinsi sekaligus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di daerah. (Mas)












