Barito SelatanKalimantan TengahPemkab Barito Selatan

Lepas Kontingen FBIM 2026, Pemkab Barito Selatan Siap Angkat Budaya Lokal ke Panggung Nasional‎

Pewarta: Mas Har
17
×

Lepas Kontingen FBIM 2026, Pemkab Barito Selatan Siap Angkat Budaya Lokal ke Panggung Nasional‎

Sebarkan artikel ini

BARITO SELATAN – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan resmi melepas kontingen untuk mengikuti Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tahun 2026, dalam sebuah seremoni yang digelar di halaman Kantor Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata setempat, Rabu (13/5/2026).

‎Pelepasan kontingen dilakukan oleh Asisten II Setda Barito Selatan, Yoga Prasetyanto Utomo, dan turut dihadiri Asisten III Setda Barito Selatan Eko Hermansyah, Kepala Dinas Pendidikan Manat Simanjuntak, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

‎Prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera pataka Barito Selatan kepada kontingen sebagai simbol kesiapan daerah mengikuti ajang budaya terbesar di Kalimantan Tengah tersebut.

‎Dalam sambutan Bupati Barito Selatan yang dibacakan Yoga Prasetyanto Utomo, ditegaskan bahwa budaya memiliki kekuatan besar dalam membangun citra dan martabat bangsa di tengah era globalisasi.

‎Ia mencontohkan fenomena Korean Wave atau Hallyu yang berhasil menjadikan budaya Korea Selatan dikenal dunia melalui seni, musik, film hingga gaya hidup.

‎“Fenomena ini menunjukkan bahwa budaya dapat menjadi instrumen diplomasi yang kuat tanpa harus menggunakan kekuatan politik maupun militer,” ucap Yoga saat membacakan sambutan.

‎Menurutnya, hal itu menjadi pelajaran penting bahwa budaya lokal Indonesia, termasuk budaya Barito Selatan, juga memiliki potensi besar untuk diperkenalkan hingga tingkat nasional maupun internasional.

‎Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya menjaga, melestarikan, dan mengembangkan budaya daerah melalui berbagai kegiatan dan event kebudayaan, salah satunya melalui Festival Budaya Isen Mulang 2026.

‎Disebutkan, FBIM merupakan agenda budaya tahunan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah. Festival tersebut juga menjadi sarana pelestarian seni budaya lokal sekaligus mempererat persatuan dan memperkuat identitas daerah.

‎Selain itu, FBIM juga masuk dalam Kharisma Event Nusantara, yakni daftar 110 event unggulan nasional yang dikurasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

‎“Tahun ini FBIM mengusung tema ‘Culture for Dignity’ yang berarti budaya untuk martabat. Budaya bukan sekadar warisan leluhur, tetapi menjadi sumber kehormatan, jati diri, dan kebanggaan masyarakat,” lanjutnya.

‎Ia juga berpesan kepada seluruh kontingen Barito Selatan agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, menjunjung sportivitas, serta mempererat rasa persaudaraan.

‎“Keikutsertaan kita bukan semata mengejar prestasi, tetapi bentuk komitmen bersama menjaga dan mengangkat budaya daerah agar semakin dikenal luas,” katanya.

‎Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Barito Selatan, Ripaltha, dalam laporannya menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Selatan mengirimkan kontingen untuk mengikuti tujuh cabang lomba pada FBIM 2026.

‎Cabang yang diikuti meliputi lomba Balogo, Habayang, Bagasing, Manyipet, Mangaruhi, Manjawet Uwei, serta Karnaval Budaya.

‎Ripaltha menjelaskan, kontingen Barito Selatan tahun ini akan menampilkan Batik Channa yang dipadukan dengan tarian Dadas Bawo sebagai representasi budaya dan seni khas Kabupaten Barito Selatan.

‎“Penampilan ini diharapkan mampu memperkenalkan identitas budaya Barito Selatan sekaligus menjadi daya tarik dalam ajang FBIM 2026,” pungkasnya. (Mas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *