BARITO SELATAN — Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha menyerahkan bantuan pangan kepada warga Desa Pararapak dan Desa Danau Jutuh, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Senin (24/8/2026).
Penyerahan bantuan tersebut dipusatkan di Desa Danau Jutuh dan menjadi bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Barito Selatan terhadap masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan di tengah kondisi daerah yang masih menghadapi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Barito Selatan Ideham bersama sejumlah anggota DPRD, jajaran Forkopimda, Pj Sekda Barsel Ita Minarni, para Asisten Setda Barsel, kepala OPD di lingkungan Pemkab Barsel, Camat Dusun Selatan, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Khristianto Yudha mengatakan bantuan pangan yang disalurkan merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat.
“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Barito Selatan kepada masyarakat. Mudah-mudahan bantuan yang diterima hari ini dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan kebutuhan keluarga,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pemberian bantuan, tetapi juga dengan mendengarkan secara langsung berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi masyarakat di lapangan.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kebersamaan, saling membantu, serta bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Pemerintah akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat. Bukan hanya melalui bantuan, tetapi juga dengan mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan persoalan masyarakat di lapangan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyampaikan imbauan khusus terkait ancaman kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di sejumlah wilayah Barito Selatan.
Ia meminta masyarakat tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.
“Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, karena dampaknya bukan hanya terhadap lingkungan, tetapi juga terhadap kesehatan kita semua dan masa depan alam serta lingkungan untuk anak cucu kita,” tegasnya.
Khristianto menyebutkan, tim gabungan saat ini masih bekerja keras di lapangan untuk menangani titik-titik api yang muncul di wilayah Barito Selatan.
Ia mengajak masyarakat memberikan dukungan terhadap upaya petugas sekaligus bersama-sama mendoakan agar bencana karhutla segera berakhir.
“Saat ini tim gabungan terus bekerja keras di lapangan untuk memadamkan titik-titik api yang terus muncul di kawasan kita. Mari bersama-sama kita dukung dan terus doakan agar kebakaran hutan dan lahan ini segera berakhir,” ungkapnya.
Selain mengingatkan bahaya karhutla, Wabup Barsel juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap yang saat ini menyelimuti sejumlah wilayah.
Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak diperlukan dan menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar ruangan.
“Di tengah kondisi kabut asap seperti sekarang ini, saya juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan, mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak diperlukan, dan selalu gunakan masker saat beraktivitas di luar,” ujarnya.
Ia juga meminta masyarakat saling mengingatkan, terutama dalam melindungi kelompok rentan seperti anak-anak dan orang tua.
“Mari kita jaga lingkungan, jaga kesehatan, dan jaga Barito Selatan bersama-sama,” pungkas Khristianto Yudha. (Mas)












