BARITO SELATAN – Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian Lemdiklat Polri menjadikan Kepolisian Resor Barito Selatan sebagai salah satu lokasi penelitian terkait penanganan bencana berbasis sosial atau Policing Disaster. Kegiatan penelitian tersebut berlangsung di Aula Tantya Sudhirajati Polres Barito Selatan, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Barito Selatan, AKBP Jecson R. Hutapea, dan dihadiri Tim Penelitian STIK Lemdiklat Polri, pejabat utama Polres Barsel, tokoh adat dan tokoh masyarakat dari Kabupaten Barito Selatan dan Barito Utara.
Tim penelitian dipimpin oleh Kombes Pol Hendro Wahyudi bersama anggota tim, yakni Dr. Novi Indah Earlyanti, Dr. Sutrisno, dan Erna Yatmi.
Dalam sambutannya, Kapolres Barsel mengucapkan selamat datang kepada tim peneliti dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir, termasuk perwakilan BPBD dan tokoh masyarakat yang mendukung pelaksanaan penelitian.
”Polres Barito Selatan sangat bangga menjadi salah satu lokasi objek penelitian dari STIK Lemdiklat Polri yang mengangkat judul ‘Dimensi Sosiologis pada Policing Disaster’ atau pemolisian dalam penanggulangan bencana,” ujar AKBP Jecson.
Menurutnya, tema tersebut sangat relevan dengan kondisi wilayah Barito Selatan yang memiliki tantangan kebencanaan cukup kompleks, terutama ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta banjir yang kerap terjadi.
Kapolres menjelaskan bahwa pendekatan sosiologis dalam penanggulangan bencana tidak hanya berfokus pada aspek teknis dan keamanan, tetapi juga menyentuh aspek perilaku masyarakat, hubungan sosial, budaya, hingga sinergi antara kepolisian, instansi teknis, dan seluruh elemen masyarakat.
”Melalui pendekatan ini, polisi diharapkan dapat menjalankan tugas perlindungan, evakuasi, dan pemulihan pascabencana secara lebih efektif dan humanis,” katanya.
Ia berharap hasil penelitian tersebut tidak hanya memberikan kontribusi akademis bagi pengembangan ilmu kepolisian, tetapi juga melahirkan rekomendasi taktis yang dapat diterapkan oleh Polres Barito Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan dalam mengoptimalkan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat di tengah situasi bencana.
Penelitian yang dilakukan STIK Lemdiklat Polri ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat model penanggulangan bencana berbasis kolaborasi, sehingga kehadiran Polri di tengah masyarakat semakin dirasakan manfaatnya, khususnya saat menghadapi kondisi darurat dan bencana alam. (Mas)












