Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan, Kalimantan Tengah menerima bantuan dana sebesar Rp15 miliar dari pemerintah pusat guna mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah setempat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Selatan, Ita Minarni mengatakan, anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) tersebut sudah masuk ke kas daerah.
”Bantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp15 miliar tersebut berada di luar anggaran BTT yang sebelumnya sudah dianggarkan melalui APBD-P 2026,” katanya usai menghadiri rapat badan anggaran DPRD, di Buntok, Senin.
Ia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, sebab dengan tambahan anggaran itu, tentunya untuk memperkuat upaya penanganan karhutla di daerah ini.
Sebagai tindak lanjut atas masuknya dana tersebut, Pemkab Barsel menjadwalkan rapat koordinasi bersama sejumlah Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) dan instansi terkait pada hari yang sama.
Rapat tersebut melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), unsur TNI dan Polri, pihak kecamatan, serta instansi lainnya yang berkaitan dengan penanganan karhutla.
Menurut Ita, koordinasi lintas instansi diperlukan untuk menyusun langkah penanganan, sekaligus membahas pelaksanaan kegiatan di lapangan agar dukungan anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan.
Masuknya bantuan Rp15 miliar ini diharapkan lebih memperkuat penanganan karhutla di Barsel, mulai dari upaya pemadaman hingga langkah-langkah penanggulangan darurat sesuai keperluan di lapangan.
Pemkab Barsel juga perlu memastikan penggunaan dana BTT dilaksanakan sesuai ketentuan, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga anggaran tersebut benar-benar mendukung penanganan karhutla di Kabupaten Barito Selatan.
( HBI).
Pemkab Barito Selatan terima Rp15 miliar dari pusat guna penanganan karhutla












