BARITO SELATAN -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Selatan, Kalimantan Tengah mengimbau kepada masyarakat di wilayah setempat agar jangan membuka lahan dengan cara dibakar.
”Kita mengimbau masyarakat agar jangan membuka lahan dengan cara dibakar dan menghindari aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran,” kata Kepala BPBD Barsel Agus In’ Yulius ST.MT melalui Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Barsel, Edi Darmadi, di Buntok, Kamis.
Saat ini lanjut dia, kabut asap sudah hilang, karena di wilayah Barito Selatan dlam beberapa hari terakhir ini sudah diguyur hujan deras.
”Begitu juga hotspot di Barito Selatan dalam tiga hari ini sudah nihil dan ini merupakan hal yang sangat baik bagi pemulihan kualitas lingkungan,” ucapnya.
Menurut dia, hujan yang mengguyur wilayah Barito Selatan dalam beberapa hari terakhir tersebut membawa perubahan signifikan dengan menurunkan tingkat pencemaran udara dan memadamkan titik-titik api.
Kondisi ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang selama beberapa bulan harus menghadapi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk buruknya kualitas udara yang sempat berada pada kategori berbahaya.
Meski kondisi mulai membaik, BPBD Barito Selatan tetap meningkatkan kewaspadaan dan pihaknya secara rutin melaksanakan patroli, terutama di kawasan rawan karhutla dan lokasi yang sebelumnya terbakar.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru, terlebih kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu berpotensi memicu kebakaran kembali.
Edi menegaskan, nihilnya hotspot bukan berarti ancaman karhutla telah sepenuhnya berakhir. Oleh karena itu, pengawasan di lapangan dan peran aktif masyarakat tetap diperlukan untuk menjaga situasi agar tidak kembali memburuk. (HBI)
Kabut asap hilang, BPBD Barsel Dihimbau warga jangan buka lahan dengan cara dibakar












