BARITO SELATAN — Rumah Belajar Komunitas Rumfa Barito Selatan, Kalimantan Tengah, bekerja sama dengan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Barito Selatan, menggelar lokakarya jurnalisme bagi para pegiat literasi, Minggu (16/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan tersebut diikuti sekitar 40 peserta yang terdiri atas siswa, mahasiswa, anggota komunitas, guru hingga dosen dari wilayah setempat.
Ketua Panitia Pelaksana Lokakarya, Ikhsan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan budaya baca dan tulis masyarakat, khususnya dalam bidang jurnalistik, publikasi, dokumentasi, serta pemanfaatan media digital.
”Tujuan dari kegiatan ini untuk membekali peserta tentang pengetahuan dan keterampilan dasar jurnalistik,” kata Ikhsan.
Menurutnya, peserta diberikan pemahaman mengenai teknik menulis berita, melakukan wawancara, mengolah informasi, serta menyampaikan informasi secara faktual, kreatif dan bertanggung jawab.
Ia menilai kemampuan jurnalistik semakin penting di tengah pesatnya perkembangan media digital. Masyarakat dituntut mampu memilah dan memverifikasi informasi sehingga tidak mudah terpengaruh berita bohong atau hoaks.
”Hal ini penting dilakukan, mengingat di tengah perkembangan media digital saat ini menuntut masyarakat untuk mampu memilah informasi agar terhindar dari hoaks atau berita bohong,” ujarnya.
Ikhsan berharap lokakarya tersebut tidak sekadar memberikan wawasan, tetapi juga mampu mendorong peserta menjadi generasi yang aktif menulis, berpikir kritis dan kreatif, serta menghasilkan karya jurnalistik yang informatif dan bermanfaat bagi masyarakat.
”Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diterapkan di sekolah, kampus, komunitas maupun lingkungan masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Rumah Belajar Rumfa, Nur Hidayanti, mengatakan lokakarya tersebut terlaksana melalui kolaborasi dengan SMSI Barito Selatan.
Ia berharap kerja sama tersebut dapat menjadi langkah bersama dalam memperkuat gerakan literasi di Kabupaten Barito Selatan.
”Melalui kegiatan ini, kita nantinya dapat saling bekerja sama memajukan literasi Barito Selatan. Semoga literasi di daerah ini bisa lebih maju lagi ke depannya,” katanya.
Ketua SMSI Barito Selatan, M. Hamdan, menyambut baik pelaksanaan lokakarya jurnalisme bagi para pegiat literasi tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana untuk memberikan bekal kepada peserta agar mampu menulis berita secara baik dan benar sesuai kaidah jurnalistik.
”Lokakarya ini dalam rangka memberikan bekal bagi peserta untuk menulis berita yang baik dan benar sesuai kaidah jurnalistik, termasuk memenuhi unsur 5W+1H,” jelas Hamdan.
Ia menambahkan, kemampuan menulis dan mempublikasikan informasi secara benar sangat dibutuhkan, terutama bagi pelajar dan mahasiswa yang aktif mengikuti berbagai kegiatan di sekolah maupun kampus.
Melalui lokakarya tersebut, peserta diharapkan mampu mendokumentasikan sekaligus mempublikasikan berbagai kegiatan di lingkungan masing-masing dengan tetap memperhatikan akurasi, etika dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang kolaborasi antara komunitas literasi dan insan pers untuk membangun budaya membaca, menulis dan berpikir kritis di tengah derasnya arus informasi digital.
Dengan bekal jurnalistik yang diberikan, para peserta diharapkan tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu menjadi produsen informasi yang berkualitas, faktual dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (Mas)












