BARITO SELATAN – Kepolisian Resor (Polres) Barito Selatan, Polda Kalimantan Tengah, mengamankan pelaksanaan aksi unjuk rasa damai di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Selatan, Senin (3/8/2026) pagi.
Aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat terkait tuntutan kepada pihak PLN. Dalam pengamanan kegiatan, personel Polres Barito Selatan ditempatkan di sejumlah titik strategis guna memastikan seluruh rangkaian aksi berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Polres Barito Selatan mengedepankan pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan pengamanan. Langkah tersebut dilakukan dengan tetap menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kapolres Barito Selatan AKBP Jecson R. Hutapea, S.I.K., M.H., melalui Kabagops AKP Afif Hasan, S.H., M.M., mengatakan bahwa personel telah diarahkan untuk mengutamakan komunikasi yang baik selama pelaksanaan aksi.
“Pengamanan dilakukan dengan mengedepankan sikap humanis dan menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat. Personel kami minta tetap mengutamakan komunikasi yang baik agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif,” ujar AKP Afif Hasan.
Selain melakukan pengamanan, personel juga memberikan imbauan kepada peserta aksi agar tetap menjaga ketertiban serta tidak mengganggu pengguna jalan dan aktivitas masyarakat lainnya.
Koordinasi dengan pihak DPRD, peserta aksi, serta unsur terkait terus dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.
Menurutnya, pengamanan aksi unjuk rasa merupakan bagian dari pelayanan Polri untuk memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya dengan aman dan tertib, sekaligus memberikan rasa aman kepada peserta aksi maupun masyarakat di sekitar lokasi.
“Semoga aspirasi dapat tersampaikan dengan baik, suasana tetap damai, dan semua pihak bisa pulang dengan aman serta nyaman,” pungkasnya.
Polres Barito Selatan memastikan pengamanan dilakukan secara profesional dan proporsional dengan mengedepankan komunikasi, koordinasi, serta pendekatan humanis agar penyampaian aspirasi masyarakat dapat berlangsung dalam suasana yang aman dan kondusif. (Mas)












