BARITO SELATAN – Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha secara resmi membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Barito Selatan di halaman kantor DKPP setempat.
Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sejak pagi, warga tampak memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Terlebih pada bulan Ramadhan seperti sekarang ini, sejumlah harga kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan.
Peresmian Gerakan Pangan Murah ditandai dengan penyerahan secara simbolis paket sembako oleh Wakil Bupati kepada warga. Penyerahan tersebut turut disaksikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Barito Selatan Ida Safitri.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Khristianto Yudha mengatakan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melalui sinergi dengan instansi terkait serta para pelaku usaha melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di daerah.
“Gerakan Pangan Murah ini merupakan salah satu upaya nyata pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan, mengendalikan inflasi daerah, serta membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menghadapi momentum Hari Besar Keagamaan, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah.
Melalui program tersebut, pemerintah memastikan bahan pangan strategis seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan kebutuhan pokok lainnya dapat diakses masyarakat dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.
“Kami berharap kegiatan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya warga Kecamatan Dusun Selatan. Pemerintah Kabupaten Barito Selatan berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang berpihak kepada masyarakat, terutama dalam menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada masyarakat, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan tanpa terbebani oleh lonjakan harga.
“Momentum Ramadhan hendaknya kita jadikan sebagai sarana mempererat kebersamaan, memperkuat solidaritas sosial, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Kami juga mengajak masyarakat untuk tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan,” kata Khristianto Yudha.
Sementara itu, Kepala DKPP Barito Selatan Ida Safitri menyampaikan bahwa kegiatan Gerakan Pangan Murah ini merupakan bagian dari program pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan.
Ia menambahkan, melalui kegiatan ini masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sehingga diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat. (Mas)












