BARITO SELATAN – Kembalinya aktivitas Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, mulai Senin (2/11/2026), mendapat apresiasi dari kalangan legislatif.
Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan, H. Sudiarto, S.E., menyambut positif kebijakan pemerintah daerah yang kembali mengizinkan kegiatan belajar mengajar secara langsung, mulai dari jenjang TK/PAUD, Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Menurut Sudiarto, kebijakan tersebut menjadi langkah penting untuk mengembalikan aktivitas pendidikan seperti sediakala setelah sebelumnya kegiatan belajar di sekolah harus dialihkan ke rumah akibat kabut asap yang ditimbulkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
“Kita melihat semua sekolah di Barsel sudah kembali melaksanakan kegiatan PTM. Sebelumnya, para siswa terpaksa mengikuti pembelajaran dari rumah karena kondisi kabut asap yang mengganggu aktivitas pendidikan,” ujar Sudiarto kepada awak media, Senin (2/11/2026).
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Barsel itu berharap, dimulainya kembali pembelajaran secara langsung dapat memulihkan semangat belajar peserta didik yang selama beberapa waktu tidak dapat berinteraksi secara langsung dengan guru maupun teman-teman di sekolah.
Ia menilai, interaksi langsung dalam proses pendidikan memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan belajar mengajar, sekaligus menjaga kualitas pendidikan di daerah.
“Anak-anak sudah cukup lama tidak belajar bersama teman-temannya di sekolah. Dengan kembali diberlakukannya PTM, tentu kita berharap semangat belajar mereka semakin meningkat sehingga kualitas pendidikan juga dapat terus terjaga,” katanya.
Lebih lanjut, Sudiarto mengajak seluruh elemen terkait, mulai dari tenaga pendidik, orang tua murid hingga pemerintah daerah, untuk bersama-sama memastikan pelaksanaan PTM berjalan lancar.
Ia juga mengingatkan agar pihak sekolah tidak mengabaikan faktor kesehatan dan kondisi lingkungan. Menurutnya, pemantauan kualitas udara serta kondisi kesehatan peserta didik tetap perlu menjadi perhatian selama aktivitas belajar berlangsung.
“Harapan kita, kondisi udara semakin membaik dan tidak ada lagi gangguan kabut asap, sehingga anak-anak bisa kembali belajar dengan tenang, nyaman dan memperoleh pendidikan sebagaimana mestinya,” pungkasnya.
Diketahui, pemberlakuan kembali PTM tersebut mengacu pada Surat Edaran Bupati Barito Selatan Nomor 1970/DISDIK/X/2026 tentang Penyesuaian Kembali Pelaksanaan Pembelajaran Setelah Kabut Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Dengan dimulainya kembali pembelajaran di sekolah, diharapkan aktivitas pendidikan di Kabupaten Barito Selatan dapat berlangsung normal, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan seluruh peserta didik. (Mas)












