Barito SelatanKalimantan TengahPemkab Barito Selatan

Musim Kemarau, Pemkab Barsel Salurkan 272.600 Liter Air Bersih Gratis ke 16 Desa dan Kelurahan

Redaksi Dinamika Kalteng
10
×

Musim Kemarau, Pemkab Barsel Salurkan 272.600 Liter Air Bersih Gratis ke 16 Desa dan Kelurahan

Sebarkan artikel ini

BARITO SELATAN – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus menyalurkan bantuan air bersih secara gratis kepada masyarakat yang terdampak musim kemarau.

‎

‎Hingga Kamis (1/10/2026), sedikitnya 272.600 liter air bersih telah didistribusikan ke 16 desa dan kelurahan yang mengalami kekurangan air bersih. Penyaluran tersebut masih terus berlangsung seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat selama musim kemarau.

‎

‎Kepala Dinas PUPR Barsel Dr. Ita Minarni, ST, MT melalui Kepala Bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Permukiman (PLP) PUPR Barsel, Ir. Kusnardi Noor Cahyono, ST, MT, mengatakan program tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih.

‎

‎“Untuk membantu kekurangan air bersih masyarakat, Dinas PUPR Barsel setiap hari terus menyalurkan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan secara gratis,” kata Kusnardi saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (1/10/2026).

‎

‎Menurutnya, pendistribusian air bersih tersebut merupakan arahan Bupati dan Wakil Bupati Barsel sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang terdampak musim kemarau.

‎

‎Kusnardi menegaskan, masyarakat penerima bantuan tidak dipungut biaya apapun.

‎

‎“Pendistribusian air bersih ini gratis untuk masyarakat, tidak dikenakan biaya,” ujarnya.

‎

‎Adapun 16 desa dan kelurahan yang telah menerima distribusi air bersih beserta volumenya yakni:

‎

‎- Buntok Kota: 7.400 liter

‎- Jelapat: 31.400 liter

‎- Hilir Sper: 17.800 liter

‎- Ruhing Raya: 7.400 liter

‎- Sarimbuah: 7.400 liter

‎- Lembeng: 31.000 liter

‎- Pararapak: 21.000 liter

‎- Danau Ganting: 22.200 liter

‎- Sanggu: 13.600 liter

‎- Pamangka: 7.400 liter

‎- Ugang Sayu: 35.800 liter

‎- Gagutur Luar: 33.200 liter

‎- Gagutur Dalam: 9.800 liter

‎- Sababilah: 5.000 liter

‎- Jutuh: 14.800 liter

‎- Palu Rejo: 7.400 liter

‎

‎Kusnardi mengatakan angka tersebut masih akan bertambah karena program distribusi air bersih terus berjalan selama musim kemarau.

‎

‎“Sudah ada 16 desa dan kelurahan yang meminta pendistribusian air bersih dan sudah didistribusikan sebanyak 272.600 liter. Jumlah tersebut terus bertambah karena program ini masih berjalan,” jelasnya.

‎

‎Ia menambahkan, sesuai arahan Bupati dan Wakil Bupati Barsel, pelayanan distribusi air bersih akan terus dilakukan selama masyarakat masih menghadapi dampak musim kemarau.

‎

‎Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih, Kusnardi mengimbau agar segera menyampaikan permintaan melalui lurah atau kepala desa setempat. Selanjutnya, permintaan tersebut akan dikoordinasikan dengan Dinas PUPR untuk dilakukan pengiriman.

‎

‎“Kita semua standby apabila ada yang memerlukan air bersih. Segera berangkat untuk menyalurkan air bersih tersebut kepada masyarakat,” katanya.

‎

‎Namun, pendistribusian menggunakan armada Dinas PUPR Barsel dilakukan dengan mempertimbangkan akses menuju lokasi. Wilayah yang menjadi tujuan distribusi harus dapat dijangkau armada melalui jalur darat.

‎

‎Program tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memastikan warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air selama musim kemarau tetap memperoleh pasokan air bersih secara gratis. (Mas)

‎

‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *