BARITO SELATAN – Suasana penuh semangat dan khidmat mewarnai upacara gabungan yang dipimpin Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha, di halaman Kantor Bupati Barito Selatan, Sabtu (23/5/2026).
Tak tanggung-tanggung, upacara tersebut sekaligus memperingati empat momentum penting nasional dan daerah, yakni Hari Otonomi Daerah ke-30, Hari Pendidikan Nasional 2026, Hari Kebangkitan Nasional ke-118, serta Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah.
Yang membuat suasana semakin meriah, di akhir kegiatan Wakil Bupati memberikan kejutan berupa bonus makan bakso gratis kepada seluruh siswa yang mengikuti upacara.
Upacara berlangsung tertib dengan Komandan Upacara dipercayakan kepada Muhammad Dwiky Fikri, S.STp. Turut hadir Wakil Ketua I DPRD Barito Selatan Ideham bersama anggota DPRD lainnya, Pj Sekda Ita Minarni, jajaran Forkopimda, kepala OPD, serta diikuti ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, personel Kodim 1012/Buntok, anggota Polres Barito Selatan, petugas pemadam kebakaran, BPBD, hingga para pelajar.
Dalam amanatnya, Khristianto Yudha menegaskan bahwa empat peringatan besar yang digelar bersamaan memiliki makna mendalam bagi perjalanan bangsa dan pembangunan daerah.
“Hari ini menjadi momentum yang sangat istimewa. Kita tidak hanya memperingati satu hari besar, tetapi empat sekaligus, yang semuanya memiliki makna mendalam bagi perjalanan bangsa, daerah, dan generasi penerus kita,” ujarnya.
Pada peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 yang mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, ia menekankan bahwa otonomi daerah merupakan peluang besar bagi daerah untuk tumbuh mandiri dan berinovasi.
Menurutnya, semangat otonomi bukan hanya soal kewenangan, tetapi juga tanggung jawab menghadirkan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan berpihak kepada masyarakat.
Sementara pada momentum Hari Pendidikan Nasional 2026 bertema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, Wakil Bupati menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Ia berharap anak-anak Barito Selatan tumbuh menjadi generasi berkarakter kuat, berdaya saing, namun tetap menjunjung nilai budaya dan kearifan lokal.
“Tidak boleh ada anak yang tertinggal hanya karena keterbatasan akses pendidikan,” tegasnya.
Dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 bertema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, Khristianto mengingatkan pentingnya menjaga generasi muda dari pengaruh negatif serta memperkuat wawasan kebangsaan.
Menurutnya, menjaga kedaulatan negara tidak hanya dilakukan di perbatasan, tetapi juga melalui pendidikan, ketahanan pangan, stabilitas sosial, dan persatuan masyarakat.
Sedangkan pada peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah dengan tema “Betang Huma Itah”, ia mengajak seluruh masyarakat menjaga semangat kebersamaan dalam keberagaman.
“Filosofi Betang mengajarkan kita hidup berdampingan dalam satu rumah besar, saling menghargai, saling menjaga, dan saling menguatkan,” katanya.
Di akhir sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh ASN, tenaga pendidik, aparat keamanan, dan masyarakat Barito Selatan untuk terus meningkatkan disiplin, integritas, serta semangat melayani masyarakat.
Ia juga mengingatkan agar seluruh elemen tidak lelah berinovasi dan menjaga persatuan demi masa depan generasi penerus.
Momen paling menarik terjadi usai upacara ketika Khristianto Yudha memberikan apresiasi kepada para siswa yang tetap semangat mengikuti jalannya kegiatan sejak pagi. Sebagai bentuk penghargaan, ia memberikan bonus makan bakso gratis kepada seluruh siswa peserta upacara, yang langsung disambut sorak gembira para pelajar. (Mas)












