BARITO SELATAN – Kepolisian Resor (Polres) Barito Selatan melaksanakan kegiatan penandatanganan pakta integritas dalam rangka penerimaan anggota Polri Tahun 2026, Selasa (31/3/2026) pagi.
Kegiatan yang digelar di Aula Tantya Sudhirajati Polres Barsel dan dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting.
Acara dipimpin langsung Kapolres Barito Selatan, AKBP Jecson R. Hutapea, S.I.K., M.H., didampingi Kabag SDM Polres Barsel, AKP Haryono Noto.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasiwas dan PS Kasipropam Polres Barito Selatan, personel Bag SDM, serta para peserta seleksi calon anggota Polri. Adapun jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari satu orang Taruna Akpol, 51 casis Bintara PTU (48 pria dan 3 wanita), tiga casis Bintara berkemampuan intelijen, serta tiga casis Bintara Polair.
Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa penandatanganan pakta integritas merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjamin proses seleksi yang berkualitas dan transparan sejak tahap awal.
“Polri selalu mengedepankan prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis dalam setiap proses rekrutmen. Saya minta seluruh pihak serius menjaga integritas dan komitmen, jangan ada yang main-main,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pakta integritas berisi komitmen untuk menjaga integritas diri, bertanggung jawab, serta mengutamakan kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi hak asasi manusia.
Kepada panitia, Kapolres mengingatkan agar tidak menyalahgunakan wewenang dan jabatan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok. Ia menekankan pentingnya menjaga martabat serta melaksanakan seleksi secara jujur, objektif, bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Sementara itu, kepada para peserta seleksi (casis), Kapolres berpesan agar mengikuti seluruh tahapan dengan mengedepankan kejujuran dan mengandalkan kemampuan diri sendiri.
“Persiapkan diri dengan baik, percaya pada kemampuan masing-masing, bukan orang lain. Belajar, berlatih, dan berdoa. Jika kelak menjadi anggota Polri, jadilah polisi yang baik dan benar,” ujarnya.
Kapolres juga mengingatkan bahwa setiap bentuk pelanggaran atau penyimpangan dalam proses seleksi akan dikenakan sanksi tegas, mulai dari sanksi moral hingga administratif, bahkan dinyatakan tidak memenuhi syarat dalam tahapan penerimaan.
Dengan adanya penandatanganan pakta integritas ini, diharapkan seluruh proses penerimaan anggota Polri Tahun 2026 dapat berjalan secara profesional, transparan, dan menghasilkan personel Polri yang berkualitas serta berintegritas tinggi.(Mas)












