Barito SelatanKalimantan TengahPemkab Barito Selatan

Camat Karau Kuala Pimpin Rapat Penyusunan Kajian Risiko Bencana Tahun 2025

Pewarta: Mas Har
407
×

Camat Karau Kuala Pimpin Rapat Penyusunan Kajian Risiko Bencana Tahun 2025

Sebarkan artikel ini
Adriansyah, Camat karau Kuala, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, memimpin Rapat Penyusunan Kajian Resiko Bencana, di Aula Kantor Camata karau Kuala, Rabu, (12/11/2025).

BARITO SELATAN – Pemerintah Kecamatan Karau Kuala menggelar rapat penyusunan Kajian Risiko Bencana (KRB) Kabupaten Barito Selatan Tahun 2025 untuk wilayah Kecamatan Karau Kuala. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Selatan, berdasarkan Surat Kepala Pelaksana BPBD Nomor 300.2.3/306/BPBD/XI/2025 tanggal 4 November 2025 tentang Undangan Pengisian Data Kesiapsiagaan Masyarakat.

‎Rapat tersebut dilaksanakan pada Rabu, 12 November 2025, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Karau Kuala. Kegiatan diikuti oleh seluruh lurah dan kepala desa se-Kecamatan Karau Kuala, dengan menugaskan satu orang perwakilan yang membidangi urusan kebencanaan dari masing-masing desa/kelurahan.

‎Agenda kegiatan meliputi pengisian survei kesiapsiagaan masyarakat dan pemetaan partisipatif, dengan panduan dari tim BPBD Barito Selatan. Para peserta juga diwajibkan menyiapkan smartphone yang telah terinstal aplikasi InaRISK Personal serta membawa peta rawan bencana desa/kelurahan masing-masing.

‎Rapat dipimpin langsung oleh Camat Karau Kuala, Adriansyah, yang dalam arahannya menyampaikan pentingnya sinergi dan kesiapsiagaan seluruh desa dalam menghadapi potensi bencana.

‎“Melalui kegiatan ini, kita berharap setiap desa dapat memahami risiko bencana yang ada di wilayahnya serta mampu menyusun langkah mitigasi yang tepat. Partisipasi aktif masyarakat sangat penting agar kita bisa lebih siap dalam mencegah dan mengurangi dampak bencana,” ujar Camat Adriansyah.

‎Selain memberikan penjelasan teknis, tim BPBD juga memandu peserta dalam pengisian data melalui aplikasi InaRISK, sekaligus memberikan pelatihan singkat tentang cara memanfaatkan aplikasi tersebut untuk pemetaan potensi bencana.

‎Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di tingkat kecamatan, serta mendukung program Barito Selatan tangguh bencana. (Mas Har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *