BARITO SELATAN – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jaraga Sasameh Buntok direncanakan mulai dibangun pada Januari 2027 oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).
Informasi tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Barito Selatan, Dr. Ita Minarni, S.T., M.T., seusai dilantik oleh Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri di Aula Sekretariat Daerah (Setda) Barsel, Selasa (20/10/2026).
Ita Minarni mengatakan, pembangunan rumah sakit tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap peningkatan infrastruktur dan pelayanan kesehatan di Kabupaten Barito Selatan.
Menurutnya, informasi yang diterima menyebutkan anggaran pembangunan RSUD Jaraga Sasameh telah masuk dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kementerian Kesehatan. Rumah sakit itu direncanakan dibangun menjadi tiga lantai, dengan pekerjaan fisik ditargetkan dimulai pada Januari 2027.
“Semoga tahun depan kita mendapatkan anggaran untuk mendukung pembangunan di Barito Selatan. Meskipun APBD sudah ditetapkan, pemerintah kabupaten akan terus berupaya menggali sumber pendanaan dari pemerintah pusat,” ujar Ita.
Ia menjelaskan, dukungan pemerintah pusat tidak selalu harus berbentuk transfer dana ke daerah. Bantuan juga dapat berupa program atau pembangunan fasilitas yang manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat.
Salah satu contohnya adalah rencana pembangunan RSUD Jaraga Sasameh oleh Kemenkes RI. Menurut Ita, upaya menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat akan terus dilakukan agar pembangunan di Barito Selatan tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran daerah.
Selain sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan juga merencanakan kerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk membangun sejumlah ruas jalan desa pada 2027.
Ita Minarni mengatakan, pelibatan TNI diharapkan dapat membantu menekan biaya pembangunan sekaligus mendorong semangat gotong royong bersama masyarakat.
Melalui pola kerja sama tersebut, pemerintah daerah berharap pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan akses jalan lebih baik.
Tidak hanya pembangunan jalan desa, kerja sama dengan TNI juga direncanakan untuk membantu masyarakat yang tertimpa musibah kebakaran.
Ita menyebutkan, pembangunan kembali rumah warga yang menjadi korban kebakaran nantinya diharapkan dapat melibatkan TNI, sehingga proses pemulihan tempat tinggal masyarakat bisa dilakukan secara bersama-sama.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun penanganan warga yang mengalami musibah.
Dengan rencana pembangunan RSUD Jaraga Sasameh, peningkatan akses jalan desa, serta bantuan bagi korban kebakaran, Pemkab Barito Selatan berharap dukungan pemerintah pusat dan sinergi dengan TNI dapat mempercepat pembangunan daerah pada 2027.
Meski demikian, realisasi pembangunan dan pelaksanaan program tersebut tetap menunggu kepastian tahapan anggaran serta tindak lanjut dari instansi terkait. (Mas)












