Barito SelatanDPRD Barito SelatanKalimantan TengahPemkab Barito Selatan

Musrenbang Tetapkan Prioritas Pembangunan Yang Realistis

Pewarta: Mas Har
16
×

Musrenbang Tetapkan Prioritas Pembangunan Yang Realistis

Sebarkan artikel ini

BARITO SELATAN – Musrenbang kecamatan dinilai menjadi forum yang sangat strategis dalam menetapkan prioritas pembangunan yang terukur, realistis, dan memberi dampak langsung bagi masyarakat.

‎Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha, saat memberikan sambutan pada pembukaan Musrenbang Kecamatan Dusun Utara, yang dirangkai dengan peresmian Gedung Puskesmas Pendang, Selasa (10/2/2026).

‎Wakil Bupati menegaskan bahwa forum Musrenbang merupakan wadah penting untuk menyerap aspirasi masyarakat dari desa dan kelurahan. Dengan demikian, arah serta prioritas pembangunan daerah benar-benar berbasis pada kebutuhan riil warga.

‎Khristianto Yudha mengungkapkan, tahun 2027 merupakan tahun kedua pelaksanaan RPJMD Kabupaten Barito Selatan 2025–2029 dengan tema “Pembangunan Pondasi Hilirisasi Berbasis Sumber Daya Lokal untuk Ketahanan Pangan dan Energi yang Berkelanjutan.”

‎Tema tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan hilirisasi sumber daya lokal, pemberdayaan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, penurunan pengangguran, serta pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan.

‎Adapun sasaran pembangunan Kabupaten Barito Selatan pada tahun 2027 meliputi pertumbuhan ekonomi sebesar 6,45 persen, dibanding capaian tahun 2025 sebesar 4,02 persen (per Oktober 2025). Kemudian penurunan angka kemiskinan menjadi 3,77 persen dari sebelumnya 4,94 persen, penurunan tingkat pengangguran terbuka menjadi 3,09 persen dari 4,30 persen, penurunan indeks gini menjadi 0,256 dari 0,266, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 76,44 dari 75,21.

‎Untuk mencapai target tersebut, menurutnya diperlukan sinergi, sinkronisasi dan harmonisasi program antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, mulai dari tahap perencanaan hingga pengendalian pembangunan.

‎Ia juga mengakui bahwa kebutuhan pembangunan, terutama di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan serta penanganan persoalan sosial, saat ini dihadapkan pada keterbatasan kapasitas anggaran daerah akibat menurunnya Dana Bagi Hasil serta Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD).

‎Namun demikian, Pemkab Barito Selatan terus berupaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menjajaki sumber pendanaan alternatif yang sah. Salah satu langkah yang ditempuh adalah melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dalam penyediaan infrastruktur, sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2015. Skema ini memungkinkan pembangunan dilaksanakan secara lebih efektif dan efisien melalui pembagian peran dan risiko.

‎Dalam kondisi tersebut, kebijakan penganggaran akan tetap berpedoman pada prinsip money follows program, yakni memprioritaskan program yang benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

‎Kegiatan itu turut dihadiri Bupati Eddy Raya Samsuri beserta Ketua TP PKK Hj Permana Sari, Wakil Ketua I DPRD Barsel Ideham bersama sejumlah anggota DPRD, para kepala OPD lingkup Pemkab Barsel, serta para Lurah dan kepala desa se-Kecamatan Dusun Utara.

‎Sementara itu, Camat Dusun Utara Hadrianus Dempo menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati atas perhatian besar yang telah diberikan kepada wilayahnya.

‎Menurutnya, peresmian Puskesmas Pendang diharapkan mampu meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, memperkuat upaya promotif dan preventif, serta mendukung peningkatan derajat kesehatan warga di Kecamatan Dusun Utara dan sekitarnya.
(Mas)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *